Rejang Lebong – Razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rejang Lebong berhasil menjaring puluhan pelajar yang kedapatan nongkrong di warung saat jam pelajaran sekolah berlangsung.
Dalam operasi penertiban yang digelar Kamis (18/9/2025), puluhan pelajar tingkat SMP dan SMA ditangkap dari beberapa lokasi berbeda. Saat diamankan mereka masih mengenakan seragam sekolah. Bahkan, petugas mendapati sejumlah siswa sedang asyik merokok.
Lebih memprihatinkan lagi, tiga pelajar perempuan tingkat SMP juga turut diamankan. Dari jumlah itu, dua siswi kedapatan sedang merokok ketika petugas melakukan razia.
Plt. Kepala Satpol PP Rejang Lebong, Anton Sefrizal menyebut penertiban ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar siswa tidak terjerumus pada perilaku menyimpang, razia ini juga dilakukan setelah adanya laporan dari warga.
“Kami melakukan razia tadi sekitar jam 9 dan kami mendapati anak-anak berada di warung, kemueia kami bawa untuk dibina dan setelah didata ada sebanyak 49 siswa,” ujar Anton kepada wartawan.
Setelah didata, para pelajar ini diberikan pembinaan langsung di kantor Satpol PP, kemudian memanggil pihak sekolah masing-masing untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.
“Razia akan rutin dilakukan karena aktivitas siswa yang nongkrong di jam sekolah ini meresahkan masyarakat. Jangan sampai mereka terlibat hal-hal buruk, seperti tawuran dan kenakalan lainnya,” tegas Anton.
Sementara itu, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rejang Lebong Rionita, menyayangkan adanya siswa yang kedapatan bolos saat jam belajar.
“Kami sangat menyayangkan ada siswa yang nongkrong di warung saat jam sekolah. Memang sekarang sedang masa ujian tengah semester sehingga jam belajar lebih singkat, tapi seharusnya mereka langsung pulang ke rumah. Kalau pun ingin nongkrong, sebaiknya ganti pakaian dulu, bukan dengan seragam sekolah,” ujarnya.
Pihak Disdikbud juga terkejut mengetahui adanya pelajar, bahkan siswi perempuan, yang kedapatan merokok. Hal itu akan menjadi perhatian serius agar tidak berkembang menjadi kebiasaan buruk.
“Kami sangat terkejut mendapati ada siswa yang merokok, terutama pelajar perempuan. Ini akan menjadi perhatian serius kami. Jangan sampai mereka masuk ke pergaulan yang salah. Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan setiap sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswanya,” tambahnya.
Dengan adanya razia rutin Satpol PP ini, diharapkan para pelajar lebih disiplin dalam mengikuti kegiatan belajar, sementara pihak sekolah dan orang tua juga diminta ikut memperketat pengawasan.(Izk21)

















