Rejang Lebong – Insiden kebakaran hebat melanda Desa Sukarami, Kecamatan Kota Padang, Kamis (2/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Sebanyak empat unit rumah semi permanen dilaporkan ludes terbakar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diduga berasal dari tiang kabel listrik sebelum kemudian menyambar ke rumah milik Sumardi dan merembet ke tiga rumah lainnya yang berada berdekatan.
Salah satu saksi mata, Gojo, mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian tiang listrik yang kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan rumah warga.
“Kami lihat api dari tiang kabel listrik, tiba-tiba langsung membesar dan menyambar rumah Pak Sumardi. Karena rumahnya berdekatan, api cepat sekali merambat ke rumah lain,” ujarnya.
Warga yang panik langsung berteriak membangunkan pemilik rumah dan berupaya melakukan pemadaman secara manual sebelum petugas datang.
“Kami berusaha memadamkan dengan alat seadanya namun api terlalu besar, apinbaru padam setelah setelah petugas Damkar datang,” imbuhnya.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Kota Padang dan Padang Ulak Tanding tiba di lokasi, dibantu masyarakat setempat.
Akibat kejadian ini, empat rumah dengan ukuran berbeda, mulai dari 3×9 meter hingga 8×18 meter, ludes terbakar. Selain bangunan rumah, sejumlah harta benda ikut hangus, termasuk satu unit mobil Xenia dan satu unit sepeda motor jenis Vega.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp465 juta.
Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir melalui Kasi Humas Polres AKP Hasan Basri menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran masih mengarah pada korsleting listrik dari tiang kabel.
“Dugaan awal berdasarkan keterangan saksi, api berasal dari tiang kabel listrik yang kemudian menyambar ke rumah warga. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Pasca kejadian warga dibantu petugas melakukan pembersihan di lokasi kejadian.(Izk21)

















