Daerah  

Percepatan Vaksinasi, BINDA Bengkulu Sisir Warga Ke Rumah

Vaksinasi oleh BINDA Bengkulu secara Door To Door/ Erasatu.id

Rejang Lebong – Dalam upaya percepatan penyerapan vaksin, Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Bengkulu kembali menggelar vaksinasi di Kabupaten Rejang Lebong, kali ini vaksinasi di fokuskan di kecamatan Curup Utara.

Kepala Korwil III Binda Bengkulu, Kombel Pol Edi Bastari mengungkapkan, percepatan penyerapan vaksin itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya vaksin kadaluarsa, mengingat saat ini ada vaksin yang mendekati masa kadaluarsa.

“Terkhusus untuk saat ini telah diintruksikan agar mempercepat penyerapan vaksin yang akan mendekati masa kadaluarsa, seperti vaksin jenis Astrazeneca pada 28 Februari 2022,” kata Kombes Pol Edi Bastari dalam keterangan persnya, Rabu (23/2/22).

Untuk vaksinasi yang difokuskan di Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara sendiri dilakukan secara Door to Door, dengan begitu dapat menyisir masyarakat yang belum melakukan vaksinasi.

Dia menambahkan, BIN diminta untuk membantu percepatan capaian vaksinasi sesuai instruksi Presiden kepada Kepala BIN dan diteruskan ke jajaran di daerah, untuk itu pihaknya akan terus melakukan vaksinasi di masyarakat termasuk di Kabupaten Rejang Lebong.

“Kegiatan vaksinasi akan terus dilakukan, dengan lokasi sasaran meliputi, lokasi 4T yakni terpencil, terdalam, terluar dan terjauh, baik itu sekolah, pondok pesantren  hingga kawasan pemukiman kumuh dan padat penduduk,” imbuhnya.

Sementara itu dalam kegiatan vaksinasi yang juga di gelar di Kantor Desa Dusun Sawan tersebut disambut antusiasme warga, tak hanya orang dewasa, Lansia dan anak-anak turut hadir untuk divaksin.

Disisi lain Kepala Desa Dusun Sawah, Ruslan mengungkapkan, saat ini setidaknya masih terdapat 1.700 warganya yang belum divaksin baik karena terkendala kesibukan waktu bekerja maupun karena jarak akses pusat kesehatan yang jauh.

“Dengan adanya vaksinasi yang digelar oleh BIN Daerah Bengkulu ini tentunya kami terbantu, kami akan terus mendorong warga agar ikut vaksin,” tandasnya. (Era1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *