Rejang Lebong- Seorang bayi perempuan terlahir tanpa dinding perut. Bayi malang tersebut merupakan anak dari pasangan Arzon dengan Heppy warga Desa Air Pikat Kecamatan Bermani Ulu.
Anggota DPRD Rejang Lebong Putra Mas Wigoro yang juga merupakan Ketua DPD Rescue Perindo Rejang Lebong menunjukan rasa empatinya dengan langsung mengunjungi bayi tanpa didinding perut tersebut di RSUD Dua Jalur Curup, Selasa (17/5/2022) dan memberikan dukungan moril maupun materil kepada pihak keluarga.
” Kita mendapat infomasi bahwa ada seorang bayi yang lahir tanpa didinding perut di Desa Air Pikat dan telah dibawa ke RSUD Untuk dirawat. Mendapat infomasi ini kita langsung berinisiatif datang ke RSUD dan memberikan dukungan kepada Keluarga baik dukungan Moral maupun materil,” ujar Putra Mas
Putra Mas juga berharap pihak rumah sakit dapat memberikan perawatan yang terbaik kepada Bayi tanpa didinding perut tersebut.
” Harapan kita, adinda ini bisa ditangani dengan baik dan pihak keluarga juga tetap semangat menghadapi cobaan ini,” kata Putra
Disampaikan Arzon, anak ketiganya tersebut lahir dengan persalinan normal dengan penanganan dari Bidan di rumah mereka di desa Air Pikat. Namun kondisinya memang pada saat dilahirkan tidak memiliki dinding perut dibagian kiri sehingga ususnya terburai.
” Anak kami ini lahih sekita pukul 09:30 di tangani bidan, namun pada saat lahir, dinding perutnya tidak ada sehingga tadi langsung di bawa ke Rumah Sakit. Saya belum tau apakah anak kami ini bisa ditangani disini saja atau harus dirujuk ke tempat lain,” Ujar Arzon yang berprofesi sebagai buruh tani
Ditambahkan Arzon, saat ini ia dibantu perangkat desa Air pikat tengah mengurus Kartu BPJS untuk mendapatkan layanan kesehatan bagi bayinya.
” Selama ini kami belum memiliki BPJS dan baru hari ini diurus, mudah-mudahan bisa cepat selesai. Kalau untuk biaya, kami terkendala karena sehari hari saya hanya bekerja sebagai buruh tani. Saya juga menyampaikan terima kasi kepada semua pihak yang telah datang dan membantu kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dalam menghadapi cobaan ini kata Arzon (Kifs 366)

















