Rejang Lebong – Penyalur bantuan sosial program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) di Kabupaten Rejang Lebong memastikan jika proses penyaluran program masih dalam proses.
Hal tersebut diungkapkan oleh Petugas Asesmen Program PENA Kementerian Sosial, Andi Patunruang, hal itu disampaikan menyusul adanya para calon penerima bantuan yang sebelumnya menggeruduk Sekretariat PPKH Rejang Lebong.
Andi menjelaskan, dalam proses penyaluran bantuan bagi pelaku UMKM tersebut petugas melakukan proses asesmen atau verifikasi kepada para calon penerima manfaat, dimana bagi yang telah diverifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat maka bantuan akan disalurkan.
“Karena banyaknya data yang kita kelola itu tidak semuanya bersamaan keluar, ada yang cepat dan ada pula yang lambat, sat ini masih ada yang dalam proses asesemen, bukan berarti tidak akan cair,” kata Andi kepada wartawan, Jum’at (13/1/2023).
Dia mengungkapkan, untuk proses penyaluran program PENA di Rejang Lebong sebelumnya ada sebanyak 16 penerima manfaat yang sudah menerima bantuan, serta 11 penerima dalam waktu dekat juga akan mendapat bantuan.
Para penerima manfaat program bantuan tersebut menurutnya harus memenuhi kriteria yang ditetapkan, yakni masuk dalam daftar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), masih berusia produktif, tidak memiliki keluarga Lansia dan disabilitas serta usaha yang dijalankan masuk dalam 5 klaster prioritas, yakni bidang keterampilan, bidang jasa, bidang kuliner, bidang peternakan dan bidang pertanian.
Bantuan program PENA di Bengkulu sendiri disalurkan melalui Sentra Dharma Guna Bengkulu.(Izk21)

















