Daerah  

Libatkan WBP, Lapas Curup Optimalkan Pengolahan Lahan Kosong

Rejang Lebong- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup terus memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif yang bisa menjadi sarana asimilasi dan edukasi bagi warga binaan.

“Kami punya lahan yang memungkinkan untuk dimanfaatkan, sangat disayangkan kalau tidak dikelola dengan baik. Kami punya Sarana Asimilasi dan Edukasi yang produktif, namun ingin mengembangkan lagi melalui lahan yang tadinya tidur dan jadi lahan produktif, yaitu sentra buah-buahan,” terang Kepala Lapas Kelas IIA Curup Ronaldo Devinci Talesa melalui Kasubsi Bimker & Pengelolaan Hasil Kerja, Sumpeno, Kamis (27/6/2024).

Sumpeno mengatakan pengolahan lahan untuk sentra buah-buahan ini melibatkan warga binaan, mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman hingga proses panen.

“Keterlibatan Warga Binaan dalam persiapan lahan ini tidak hanya memberikan mereka keterampilan, tetapi juga mengembangkan nilai-nilai seperti kerja keras, disiplin, dan kerja tim, proses ini juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk bisa meningkatkan rasa percaya diri dan membangun motivasi positif untuk masa depan,” ucapnya.

Program pembinaan kemandirian yang diselenggarakan Lapas Curup bertujuan meningkatkan produktivitas Warga Binaan agar setelah menjalani masa pidana dan kembali ke masyarakat, mereka mempunyai keterampilan yang dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

“Program pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan mengembangkan keterampilan Warga Binaan, tetapi juga upaya untuk mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang dapat membantu mereka mengubah hidup menjadi lebih baik setelah masa pidananya berakhir,” pungkas Sumpeno. (Izk21)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *