Daerah  

Kompor Buatan WBP Lapas Curup di Pasarkan ke Masyarakat 

Kompor berbahan bakar oli bekas ciptaan WBP Lapas Curup/ Ist

Rejang Lebong – Kompor ramah lingkungan berbahan bakar oli bekas hasil ciptaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup saat ini siap dipasarkan secara luas ke masyarakat.

Terlebih saat ini kompor berbahan bekas tersebut telah mendapatkan sertifikat hak paten sederhana pertama di Indonesia dari Direktorat Jenderal Hak dan Kekayaan Intelektual (HAKI).

” Kompor berbahan bakar oli bekas hasil karya warga binaan kita ini akak diproduksi dan di pasarkan ke masyarakat secara luas, saat ini kita juga sudah menerima beberapa pesanan,” kata Ketua Lapas Kelas IIA Curup Bambang Wijanarko kepada wartawan.

Dia mengungkapkan, diproduksinya kompor tersebut untuk membantu masyarakat khususnya kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), lantaran kompor tersebut bisa menghemat biaya produksi.

” Kompor ini sangat ramah lingkungan, dimana dari inovasi warga binaan kita, oli bekas yang melewati beberapa proses mampu menghasilkan api biru tanpa asap dan tanpa bau. Selain ramah lingkungan, kompor ini sangat irit,” ujarnya.

“Dimana kita telah lakukan uji coba dengan memasak gula aren dengan bahan baku sebanyak 100 Liter air nira yang menghasilkan 20 KG gula, hanya membutuhkan waktu pengerjaan selama 6 jam dan menghabiskan 14 liter oli bekas yang harga perliter oli bekas hanya Rp. 2.000. Artinya dengan kompor ini hanya dengan Rp. 28.000 petani gula aren telah mampu memproduksi sebanyak 20 KG gula aren,” bebernya.

Dia menambahkan, Lapas Curup akan terus berinovasi untuk terus membantu masyarakat di luar Lapas disamping membina warga binaan. (Izk21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *