Rejang Lebong – Warga Kelurahan Kesambe Baru, Kecamatan Curup Timur, digemparkan oleh penemuan jasad dua orang wanita dalam satu rumah kontrakan pada Jumat (2/5) siang. Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak, yakni Euis Setia (42) dan Gaidah Marwa (14). Mereka ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan diduga kuat menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah salah satu warga, mencurigai banyaknya lalat yang keluar dari ventilasi rumah kontrakan korban serta mencium bau busuk setelah di dobrak bersama pemilik kontrakan, korban ditemukan sudah membusuk.
“Tadi saya dihubungi dari warga katanya ada kejadian, yang meninggal itu ada dua yakni ibu dan anak,” kata Ketua RT 1 Nopian Edwar kepada wartawan.
Edwar menambahkan korban sendiri tinggal di kontrakan tersebut belum lama baru sebulan lamanya bersama sang suami.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban Euis ditemukan dalam posisi duduk di kursi dan terbaring di atas meja, dengan luka sayat di tangan kanan bagian dalam serta luka di leher kiri. Darah mengalir dari mulut dan hidungnya. Di sekitar tubuhnya ditemukan bercak darah di tembok, darah di bawah meja, rambut di atas meja dan kursi, serta satu unit ponsel dalam kondisi pecah di bawah meja.
Korban Gaidah Marwa ditemukan di kamar dalam kondisi terbaring di atas karpet dengan kepala menempel ke tembok. Ia mengenakan pakaian hitam panjang dan celana jeans biru, dengan luka pada bagian leher.
Informasi dari warga sekitar menyebutkan, pada Rabu (30/4) pagi sekitar pukul 06.30 WIB, terdengar suara keributan dari dalam rumah kontrakan korban antara Euis dan suaminya berinisial Gu. Usai pertengkaran, tetangga melihat Gu pergi meninggalkan rumah dengan mengunci pintu dari luar.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir melalui Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui motif dan kronologis pembunuhan,” ujar AKP Sinar.
Gu diketahui merupakan suami kedua Euis dan berdomisili di Tasikmalaya, Kecamatan Curup Utara. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Gunawan agar segera melapor.(Izk21)

















