Daerah  

Angka Golput Capai 55 Ribu, Partisipasi Masyarakat di Pilkada Menurun

Rejang Lebong- Angka Golput dalam pelaksanaan pemilu kepala daerah di kabupaten Rejang Lebong yang dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 mencapai angka 55.174 mata pilih.

Angka partisipasi masyarakat Rejang Lebong dalam pilkada tercatat sebanyak 152.178 mata pilih dari jumlah Daftar mata pilih sebanyak 208.094.

Ketua Komisi Pemilihan Pemilihan umum kabupaten Rejang Lebong Ujang Maman menyampaikan tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada 2024 tergolong menurun dibandingkan dengan pilkada tahun 2020.

” Jadi partisipasi masyarakat dalam pilkada 2024 ini menurun dibandingkan pilkada tahun 2020. Tahun ini tingkat partisipasi masyarakat 73 persen sedangkan pilkada pada tahun 2020 hanya 77 persen dari jumlah DPT,” Ungkap Ujang Maman.

Berdasarkan data KPU Rejang Lebong dalam pilkada tahun 2020, DPT yang tercatat sebanyak 196.504 mata pilih, tingkat partisipasi masyarakat sebanyak 150.757 mata pilih atau setara dengan 77 persen. Masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golput mencapai 45.747 mata pilih . Untuk pilkada Rejang Lebong tahun 2024, jumlah DPT yang ditetapkan KPU RL sebanyak 208.094 dengan tingkat partisipasi sebanyak 152.916 atau setara dengan 73 persen. Masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golput sebanyak 55.178 mata pilih.

Disampaikan Komisioner KPU bidang Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Buyono, beberapa faktor yang mempengaruhi turunya partisipasi masyarakat karena waktu tahapan Pilkada 2024 yang lebih pendek dibandingkan Pilkada 2020. Tahapan Pilkada 2024 hanya 8 bulan. Jarak antara Pemilu dan Pilkada yang terlalu dekat.

” Pada pilkada tahun 2024 ini ada kenaikan jumlah pemilih (DPT) di Rejang Lebong dari Pilkada sebelumnya. Penurunan partisipasi ini juga dipengaruhi persepsi atau respon masyarakat terhadap Pilkada itu sendiri. Tentu ada perubahan seiring perkembangan waktu dari 2020 ke 2024. Untuk Jumlah Paslon 2020 lebih banyak dibandingkan 2024. Sehingga jangkauan sosialisasi dan kampanye paslon jga ada perbedaan, ” Kata Buyono

Meski ada penurunan partisipasi masyarakat, KPU tetap mengapresiasi kinerja penyelenggara dari tingkat PPK dan PPS yang sudah menyosialisasikan Pilkada secara masif kepada masyarakat.

” Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2024,” kata Buyono ( Kifs 366)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *