Daerah  

Pembinaan Kemandirian Kembangkan Kemampuan WBP Lapas Curup

Rejang Lebong – Melalui program kemandirian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) memberikan kesempatan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk berkreasi dan mengembangkan kemampuan, salah satunya pembinaan kemandirian menjahit.

Kepala Lapas Kelas IIA Curup Ronaldo Devinci Talesa melalui Kasubsi Bimbingan Kerja & Pengelolaan Hasil Kerja, Sumpeno menjelaskan, dalam pembinaan kemandirian menjahit yang diajarkan langsung oleh instruktur berpengalaman ini, warga binaan mampu membuat beragam pakaian mulai dari baju gaun, baju safari hingga baju desain unik

” Kegiatan kemandirian ini bertujuan untuk mengaplikasikan dan mengembangkan keterampilan dan pengetahuan warga binaan dalam bidang menjahit, serta memberikan peluang bagi mereka untuk saling bertukar pengalaman dan ilmu yang dapat diterapkan nantinya setelah menjalani masa pidana,” ujar Sumpeno dalam keterangan pers.

Sumpeno menambahkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung dalam hal peningkatan keterampilan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri mereka.

“Dengan adanya kegiatan Pembinaan Kemandirian Menjahit diharap warga binaan mampu memanfaatkannya sebagai modal usaha setelah mereka selesai menjalani masa pidana. Dengan mengembangkan kemampuan menjahit, mereka dapat membuka usaha jahit di rumah mereka sendiri atau bekerja di bidang industri tekstil dan Fashion. Hal ini memberikan peluang bagi mereka untuk menghasilkan pendapatan, membangun kemandirian, dan mempersiapkan reintegrasi mereka ke dalam masyarakat,” ujar Sumpeno.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh dua orang warga binaan Pria, dan kegiatan kerja lapas curup membuka kemungkinan untuk warga binaan dengan pertimbangan khusus untuk ikut belajar menjahit. Sejauh ini minat warga binaan dalam kegiatan kemandirian ini cukup baik. Dengan hasil jahitan yang rapi dan model mengikuti permintaan customer, jasa jahit ini terhitung ramai pelanggan. (Izk21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *