Daerah  

Lapas Curup Ikuti Arahan Virtual Ditjenpas, Fokus Penanaman Pohon Kelapa dan Penguatan Tupoksi Petugas

Rejang Lebong – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup berpartisipasi dalam pengarahan virtual yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM, Mashudi, pada Kamis (29/8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Lapas Curup, David Rosehan, beserta jajaran pejabat struktural. Dalam arahannya, Ditjenpas menekankan dua agenda utama, yaitu persiapan program penanaman pohon kelapa secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan pada 9 September 2025 mendatang, serta penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) petugas pemasyarakatan.

Mashudi menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon kelapa tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi langkah strategis untuk mendukung kemandirian ekonomi di lingkungan pemasyarakatan. Program ini juga selaras dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Penanaman kelapa ini adalah investasi jangka panjang yang akan memberi nilai tambah, baik untuk warga binaan maupun lembaga pemasyarakatan itu sendiri,” tegasnya.

Selain membahas program penghijauan, pengarahan ini juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas kinerja petugas pemasyarakatan. Penguatan tupoksi dianggap krusial untuk memastikan seluruh program pembinaan berjalan efektif, tertib, dan sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan demikian, pelayanan dan pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dapat terlaksana dengan lebih maksimal.

Kepala Lapas Curup, David Rosehan, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti arahan Ditjenpas. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Lapas Curup berkomitmen mendukung program penanaman pohon kelapa serentak serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari. “Kami akan memastikan pelaksanaan program ini berjalan sesuai arahan Ditjenpas, dan terus memperkuat kapasitas petugas dalam melayani serta membina warga binaan,” ujarnya.

Melalui arahan virtual ini, diharapkan seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia, termasuk Lapas Curup, mampu memperkuat kontribusinya dalam program nasional sekaligus menjaga kesinambungan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan dan masyarakat luas.(Izk21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *