Rejang Lebong – Meski diakhir tahun anggaran, Anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong dari Daerah Pemilihan (Dapil) I kembali menggelar reses guna menyerap aspirasi warga.
Reses digelar di kantor Lurah Dwi Tunggal, Senin (8/12/2025) pagi dengan dihadiri oleh puluhan peserta yang antusias menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. dan dihadiri langsung oleh 8 Anggota DPRD dari Dapil I.

Delapan anggota DPRD yang hadir yaitu Firmansyah, Putra Mas Wigoro, Guntur Utama Jaya, Ari Wibowo, Rheki Ahmadi, Anton Doriska, Titin Sumarni, dan Lidya Marlina.
“Reses ini memang bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kami ingin memastikan suara warga benar-benar menjadi dasar pengambilan keputusan,” kata Firmansyah mengawali kegiatan reses.
Firmansyah, menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan menjadi bahan pembahasan serius di tingkat DPRD.
Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan reses bukan sekadar formalitas, melainkan momen DPRD kembali menyatu dengan masyarakat.
“Reses adalah waktu kami mendengar langsung suara rakyat. Apa yang disampaikan hari ini akan menjadi dasar kami dalam menyusun program dan rekomendasi kebijakan ke depan,” tambahnya.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah persoalan prioritas. Mulai dari masalah sampah, kondisi jalan lingkungan yang rusak, pelayanan BPJS Kesehatan, soal pertambangan, hingga soal Pasar Bang Mego yang menjadu ikon Kota Curup yang kini semakin sepi.

Menanggapi kondisi Pasar Bang Mego, Ari Wibowo mengatakan jika Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sebelumnya telah membahas terkait pengembangan Pasar Bang Mego hanya saja saat ini terkendala dengan pemangkasan anggaran dari pusat.
Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Rejang Lebong Putra Mas Wigoro, bahkan menurutnya pengembangan Pasar Bang Mego telah dibahas pada era pemerintahan sebelumnya.
“Soal Pasar Bang Mego ini sudah jauh hari kami bahas, bahkan pada masa kepemimpinan Syamsul-Hendra pernah mewacanakan untuk revitaliasi dengan menambah fasilitas seperti WIFI, permainan anak hingga bioskop,” bebernya.
Pada kepemimpinan Bupati Fikri-Hendri juga telah membahasnya lantaran berkaitan dengan ekonomi rakyat, kendati demikian dirinya memastikan semua program yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi warga akan didorong. (Izk21)

















