Rejang Lebong – Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong resmi ditutup sementara oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu. Penutupan aktivitas pendakian ini berlangsung selama dua bulan penuh, mulai 20 Januari hingga 19 Maret mendatang.
Penutupan sementara dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem kawasan Bukit Kaba. Langkah ini merupakan kebijakan tahunan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan ekosistem di area wisata tersebut tetap terjaga.
Menurut Randi Wijaya, perwakilan dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Kaba, pengumuman penutupan ini telah disampaikan melalui berbagai saluran informasi, termasuk media sosial. Hal ini membuat aktivitas kunjungan meningkat pada H-1 penutupan, karena banyak wisatawan yang ingin mendaki sebelum kawasan ditutup.
“Banyak pengunjung yang datang lebih awal setelah mengetahui informasi penutupan ini, sehingga pada hari terakhir sebelum penutupan cukup ramai, yang sebelumnya berencana naik tanggal 25-26 Januari jadinya melakukan pendakian lebih awal, ” ungkap Randi.
Beberapa pengunjung yang datang dari luar daerah mengaku sengaja mempercepat jadwal pendakian setelah mendapatkan informasi tersebut. Dedi, seorang pengunjung asal Sumatera Selatan, mengatakan ia sudah merencanakan perjalanan sejak lama dan memutuskan untuk mendaki sebelum penutupan.
“Kami tahu dari media sosial soal penutupan ini, jadi kami percepat rencana pendakian agar tidak ketinggalan,” ujar Dedi.
Hal senada disampaikan Nikita, pengunjung asal Kota Bengkulu. Ia menyambut baik kebijakan penutupan sementara ini demi menjaga keindahan alam Bukit Kaba.
“Penutupan ini bagus untuk pemulihan ekosistem. Walaupun sebentar, kami puas bisa mendaki sebelum kawasan ditutup,” ujarnya. (Izk21)

















