Rejang Lebong – Sempat lumpuh hampir 10 jam, jalan lintas Curup-Lebong yang tertimbun material longsor di Desa Tabarenah Kecamatan Curup Utara kembali dapat dilalui kendaraan dengan sistem bukak tutup dari arah berlawanan.
Pembersihan material longsor sendiri sebelumnya menggunakan alat berat yang diturunkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong.
Kepala Desa Tabarenah Yus Hendri mengungkapkan, dalam insiden tanah longsor tersebut tidak terdapat korban jiwa, meski demikian kabel listrik yang menuju arah Lebong terputus.
“Untuk korban jiwa tidak ada, hanya saja kabel listrik ke arah Lebong putus karena tertimpa material longsor,” kata Yus Hendri kepada wartawan.
Dia mengungkapkan, longsor yang melanda tebing setinggi 20 meter tersebut bukan kali pertama terjadi, melainkan pada tahun 2019 juga pernah terjadi di lokasi yang sama.
“Harapan kami kepada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi untuk membantu kendala pelapis tebing di desa kami secepat mungkin agar tidak lagi terjadi bencana seperti ini,” harapnya.
Sebelumnya tebing setinggi 20 meter lebih yang berada di sisi jalan Lintas Curup-Lebong mengalami longsor pada Minggu dini hari tadi sekira pukul 02.00 WIB akibat hujan deras yang terjadi sejak Sabtu Sore. (Izk21)

















