Hukum  

Video Viral Diduga Libatkan Pelajar di Rejang Lebong Hebohkan Warga

Rejang Lebong, Erasatu – Sebuah video bermuatan asusila yang diduga melibatkan seorang pelajar di Kabupaten Rejang Lebong menghebohkan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Video tersebut ramai diperbincangkan, baik di lingkungan pelajar maupun di media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Erasatu, video tersebut diduga pertama kali beredar di lingkungan sekolah sebelum kemudian menyebar lebih luas melalui berbagai aplikasi percakapan.

Hingga kini, identitas para pihak yang diduga berada dalam video tersebut belum dapat dipastikan secara resmi. Erasatu juga belum dapat memverifikasi kebenaran identitas pemeran yang dikaitkan dengan video yang beredar.

Seorang pelajar yang identitasnya dirahasiakan mengaku video tersebut telah menjadi pembahasan di lingkungan sekolah sejak beberapa hari terakhir.

“Pertama kali videonya viral di lingkungan sekolah, yang kemudian diduga menyebar lebih luas hingga menjadi ramai seperti sekarang,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Ia mengaku banyak pelajar terkejut dengan beredarnya video tersebut. Namun, Erasatu tidak dapat memastikan bahwa sosok yang disebut-sebut dalam video benar merupakan pelajar yang dimaksud.

Informasi yang berkembang juga menyebut perempuan yang diduga berada dalam video tersebut sudah tidak lagi bersekolah. Namun informasi tersebut hingga kini belum dapat dikonfirmasi secara resmi.

Erasatu telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak sekolah terkait informasi tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang diberikan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong Iptu M. Akhyar Anugerah melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Aiptu J.J. Sinurat membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan terkait perkara tersebut.

“Iya memang ada laporan yang masuk, masih kita selidiki,” ujarnya.

Pihak kepolisian belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai materi laporan maupun pihak-pihak yang telah dimintai keterangan karena proses penyelidikan masih berlangsung.(Izk21)

 

Catatan Redaksi: Erasatu tidak mempublikasikan identitas maupun informasi yang dapat mengarah kepada pihak yang diduga menjadi korban karena perkara ini masih dalam proses penyelidikan dan diduga melibatkan anak.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *