Rejang Lebong- Di tahun 2022 ini Pemda Rejang Lebong hanya merekrut 700 orang Tenaga Kerja Sukarela (Honorer). Minimnya rekrutmen honorer ini karena keterbatasan anggaran. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Rejang Lebong, Yusran Fauzi, Senin (31/1/2022)
” Kita sudah melakukan rapat diakhir tahun kemarin, untuk tenaga kerja Sukarela hanya kita rekrut sebanyak 700 orang untuk 43 OPD (Organisasi Perangkat Daerah) karena anggaran kita hanya berkisar Rp 25 Miliar. Sekarang BKD sedang melakukan seleksi sesuai dengan usulan kebutuhan OPD. 700 Orang ini merupakan TKS Umum seperti tenaga admistrasi ,” ujar Sekda.
Ditambahkan Sekda untuk TKS yang diprioritaskan ditahun 2022 ada 8 item yakni tenaga di Damkar, tenaga perawat, Supir, petugas kebersihan, petugas jaga malam.
“Untuk TKS yang diprioritaskan ini sekarang sudah bekerja dan tinggal di SK-kan oleh BKD, Jumlahnya 1200 orang dan sekarang ini sedang dilakukan penyusunan SKnya. SK mereka ini terhitung dari awal tahun, sedangkan untuk TKS umum ini nantinya terhitung sejak mereka dipekerjakan oleh OPD,” Lanjut Sekda
Terkait adanya wacana Kementerian Aparatur Negara ( KemenPAN-RB) tentang penghapusan tenaga Honorer, sekda menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan kajian.
Kita meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan kajian. Bisa saja nantinya untuk mengganti tenaga honorer ini dengan tenaga Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kontrak (PPPK). Keputusan ini kan baru diberlakukan pada tahun 2023,” pungkas Sekda ( Kifs 366)
