Erasatu.id –Nama Deddy Corbuzier kembali menjadi sorotan publik setelah resmi ditunjuk sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan (Stafsus Menhan) Prabowo Subianto. Tak hanya itu, Deddy juga mendapatkan pangkat Letnan Kolonel (Letkol) Tituler dari TNI. Keputusan ini menimbulkan berbagai pertanyaan di masyarakat tentang apa itu pangkat tituler dan bagaimana mekanismenya dalam dunia militer.
Apa itu Pangkat Tituler?
Pangkat tituler adalah pangkat kehormatan yang diberikan kepada seseorang di luar struktur militer aktif, tetapi dianggap memiliki keahlian khusus yang dibutuhkan oleh institusi militer. Pangkat ini bersifat sementara dan hanya berlaku selama individu tersebut menjalankan tugasnya di lingkungan militer.
Dalam aturan militer Indonesia, pangkat tituler diatur dalam Pasal 29 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Pemberian pangkat ini bertujuan untuk mengakomodasi tenaga profesional yang memiliki kompetensi tertentu agar dapat berkontribusi dalam tugas-tugas militer.
Deddy Corbuzier dikenal sebagai figur publik dengan latar belakang yang unik, mulai dari dunia hiburan hingga bela diri. Sebagai seorang mantan pesulap, presenter, dan podcaster dengan jutaan pengikut, ia memiliki pengaruh besar di media. Kehadirannya di Kementerian Pertahanan diyakini berkaitan dengan peran strategisnya dalam komunikasi publik, terutama dalam menyampaikan isu-isu pertahanan kepada masyarakat luas.
Menurut pernyataan dari pihak Kemenhan, Deddy diangkat sebagai Stafsus Menhan dengan tugas khusus untuk membantu penyebarluasan informasi terkait kebijakan pertahanan. Dalam rangka mendukung tugas tersebut, ia diberikan pangkat Letkol Tituler oleh TNI AD sebagai bentuk pengakuan terhadap perannya.
Berbeda dengan pangkat reguler yang diperoleh melalui jalur akademi atau kenaikan pangkat dalam struktur militer, pangkat tituler hanya bersifat fungsional dan tidak memiliki kewenangan komando penuh dalam satuan militer. Setelah tugasnya selesai, pangkat ini tidak dapat digunakan lagi.
Pemberian pangkat tituler bukan hal yang baru dalam sejarah TNI. Sebelumnya, beberapa tokoh sipil, seperti seniman dan tenaga ahli, juga pernah mendapatkan pangkat ini karena kontribusi mereka dalam bidang tertentu yang berhubungan dengan pertahanan.
Keputusan ini menuai berbagai reaksi dari masyarakat. Sebagian pihak mempertanyakan urgensi pemberian pangkat Letkol Tituler kepada seorang figur publik seperti Deddy Corbuzier. Namun, ada juga yang mendukung langkah ini, dengan alasan bahwa kehadiran Deddy bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu pertahanan dan bela negara.
Terlepas dari pro dan kontra yang ada, pangkat tituler tetap menjadi salah satu mekanisme yang sah dalam sistem militer Indonesia. Keberadaannya bertujuan untuk memperkuat sinergi antara kalangan profesional sipil dengan institusi pertahanan dalam rangka memperkuat keamanan nasional.
Bagaimana pendapatmu mengenai keputusan ini?

















