Daerah  

Jembatan di Desa Tangsi Baru Kepahiang Ambruk, Warga Kesulitan Akses

KEPAHIANG – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kepahiang pada Kamis malam (13/3) menyebabkan jembatan penghubung di Desa Tangsi Baru, Kecamatan Kabawetan, ambruk. Akibatnya, akses warga terganggu, terutama bagi pelajar yang kini harus menempuh jalur lebih jauh untuk ke sekolah.

Menurut warga setempat, Andre, jembatan ambruk sekitar pukul 19.00 WIB saat hujan deras masih berlangsung. “Kami hendak pergi salat tarawih dan terkejut melihat jembatan sudah roboh. Ini jalur utama warga untuk ke kebun dan sekolah,” ungkapnya.

Tak ingin terjebak dalam kondisi sulit, warga berinisiatif membuat jalur alternatif sementara secara swadaya. Meski demikian, mereka berharap pemerintah segera turun tangan untuk membangun kembali jembatan ini.

“Kami sudah melaporkan ke pihak desa dan pemerintah kabupaten, tapi belum ada tindakan. Semoga segera diperbaiki agar aktivitas warga tidak terganggu,” tambahnya.

Jembatan ini berperan penting dalam mendukung mobilitas dan perekonomian warga. Jika tak segera diperbaiki, dampaknya akan semakin luas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kepahiang terkait rencana perbaikan jembatan tersebut. Warga berharap pemerintah segera merespons sebelum situasi semakin sulit.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *