Rejang Lebong, Erasatu.id– DPD Partai NasDem Kabupaten Rejang Lebong melakukan fogging atau pengasapan untuk memberantas nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kelurahan Tasik Malaya, Kecamatan Curup Utara, tepatnya di Kompleks Perumahan Bumi Ayu, Minggu sore (4/10/2026).
Fogging dilakukan setelah adanya permintaan warga menyusul kasus DBD di lingkungan tersebut. Pengasapan menyasar sejumlah titik di kawasan perumahan yang berpotensi menjadi tempat persembunyian nyamuk.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPD NasDem Rejang Lebong, Putra Mas Wigoro, didampingi Sekretaris Beni Heryanto dan tim fogging.
Putra Mas Wigoro yang juga anggota DPRD Rejang Lebong mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan masyarakat yang khawatir terhadap penyebaran DBD di lingkungan mereka.
“Setelah menerima permintaan warga dan mengetahui adanya kasus DBD di lingkungan ini, kami langsung melakukan fogging. Kegiatan seperti ini sudah kami lakukan sejak beberapa tahun terakhir, sebagai upaya membantu masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran DBD,” kata Putra.
Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tidak hanya mengandalkan fogging dalam mencegah penyebaran DBD. Warga diminta rutin membersihkan lingkungan dan memastikan tidak ada genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin membersihkan lingkungan, menguras tempat penampungan air, menutup wadah penampungan air, serta membuang atau mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air. Jika ada anggota keluarga yang mengalami demam tinggi, segera periksakan ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan,” ujarnya.
Sementara itu, warga setempat, Deri, mengatakan masyarakat berharap pengasapan tersebut dapat membantu mengurangi populasi nyamuk di lingkungan perumahan.
“Terimkasih kepada pak Putra Mas Wigoro dan tim. Kami berharap setelah dilakukan fogging, nyamuk bisa berkurang dan tidak ada lagi warga yang terkena DBD. Apalagi sudah ada warga yang terjangkit, sehingga masyarakat cukup khawatir,” ujar Deri.(Izk21)
















