Kepahiang, Erasatu.id – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu terus memperkuat komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang berintegritas dan penerapan budaya keselamatan kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Vendor Gathering dan Forum K3 Mitra yang digelar di Ruang Rapat Utama (RRU) UBP Bengkulu, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri jajaran manajemen PLN Indonesia Power UBP Bengkulu serta para mitra penyedia barang dan jasa yang selama ini berperan dalam mendukung operasional pembangkitan.
Manajer PLN Indonesia Power UBP Bengkulu, Ariful Bahri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi sekaligus membangun kesamaan komitmen antara perusahaan dan seluruh mitra kerja, khususnya dalam menjaga integritas dan keselamatan kerja.
“Hubungan kemitraan tidak hanya sebatas kerja sama dalam pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga harus dibangun di atas fondasi integritas, profesionalisme, transparansi, dan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku. Kami ingin seluruh mitra memiliki komitmen yang sama dalam menjaga nilai-nilai tersebut,” ujar Ariful Bahri.
Dalam forum tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) serta penguatan pemahaman tentang penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Penyampaian materi ini bertujuan meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya pencegahan praktik penyuapan, kepatuhan terhadap tata kelola pengadaan, serta penerapan standar keselamatan dalam setiap aktivitas pekerjaan di lingkungan perusahaan.
Sebagai bentuk keseriusan membangun tata kelola rantai pasok yang bersih dan profesional, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan komitmen “PLN Indonesia Power Berintegritas” dalam Mencapai Supply Chain Management Excellence.
Ariful Bahri menegaskan, aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian utama perusahaan karena setiap pekerjaan yang dilakukan mitra harus mengutamakan keselamatan manusia dan mematuhi prosedur yang telah ditetapkan.
“Tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan. Kami berharap seluruh mitra menjadikan aspek K3 sebagai budaya dalam setiap aktivitas pekerjaan, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif. Dengan penerapan keselamatan yang konsisten dan kerja sama yang baik, kita dapat mendukung operasional pembangkitan yang aman dan andal,” tegasnya.
Selain memperkuat komitmen integritas dan keselamatan kerja, PLN Indonesia Power UBP Bengkulu juga memberikan apresiasi kepada sejumlah mitra atas kontribusi dan kinerja mereka dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan.
Penghargaan Implementasi Izin Kerja Terbaik diberikan kepada PT Survindo Link. Sementara penghargaan Implementasi Contractor Safety Management System (CSMS) Terbaik diraih PT PLN Indonesia Power Services.
Selanjutnya, penghargaan Pelayanan Terbaik diberikan kepada KSO IPS–ISS, sedangkan penghargaan Layanan Purna Jual dan Penanganan Garansi diberikan kepada CV Harita Karya Mandiri.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi perusahaan terhadap mitra yang telah menunjukkan kinerja positif, sekaligus diharapkan mendorong peningkatan kualitas pelayanan, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, dan profesionalisme dalam bekerja.
Melalui Vendor Gathering dan Forum K3 Mitra, PLN Indonesia Power UBP Bengkulu berharap hubungan kemitraan yang terjalin dapat semakin solid dan berkelanjutan. Kolaborasi yang mengedepankan integritas, keselamatan, dan kualitas layanan menjadi bagian penting dalam mendukung keandalan operasional pembangkitan.
Dengan semangat sinergi bersama seluruh mitra kerja, PLN Indonesia Power UBP Bengkulu terus berupaya mewujudkan tata kelola rantai pasok yang unggul serta mendukung penyediaan energi listrik yang andal bagi masyarakat.(Izk21)
