Daerah  

NasDem Rejang Lebong Kawal Pembangunan Infrastruktur, Putra Mas Wigoro: Harus Berdampak bagi Masyarakat

Rejang Lebong, Erasatu.id – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Rejang Lebong melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026 mulai direalisasikan. Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pertanian dan perkebunan.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Rejang Lebong sekaligus anggota DPRD Rejang Lebong, Putra Mas Wigoro, SE. MH. M. Ap. Menyampaikan, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu kebutuhan penting masyarakat yang harus terus diperjuangkan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari dimulainya pekerjaan, tetapi juga dari kualitas hasil serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Program IJD ini merupakan bentuk sinergitas antar pemangku kebijakan, kami di DPRD tentu menyambut baik, yang paling penting bukan hanya pembangunan dimulai, tetapi bagaimana pekerjaan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami akan ikut mengawal agar pelaksanaannya berjalan sesuai perencanaan dan kualitas yang telah ditetapkan,” ujar Putra Mas usai mendampingi kunjungan Anggota Komisi V DPR RI Erna Sari Dewi di Rejang Lebong.

Ia juga menilai pemerataan pembangunan infrastruktur masih menjadi pekerjaan penting di Kabupaten Rejang Lebong. Sejumlah wilayah membutuhkan peningkatan kualitas jalan, terutama kawasan yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan.

“Rejang Lebong masih membutuhkan banyak peningkatan infrastruktur jalan, terutama di wilayah yang menjadi sentra pertanian dan perkebunan. Kami berharap program seperti IJD dapat terus berlanjut, sehingga pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang membutuhkan akses jalan lebih baik,” tambahnya.

Menurutnya, pembangunan jalan harus menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di daerah.

Sementara itu, pembangunan jalan di Kelurahan Air Duku Kecamatan Selupu Rejang melalui Program IJD 2026 memiliki panjang sekitar 3,3 kilometer dengan anggaran Rp 9,29 Miliar bersumber dari APBN. Ruas jalan tersebut melintasi kawasan sentra pertanian hortikultura dan perkebunan serta menghubungkan sejumlah wilayah permukiman masyarakat.

Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi sebelumnya menjelaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari aspirasi daerah yang diperjuangkan melalui Program IJD. Ia berharap pekerjaan jalan dapat dilanjutkan sekitar lima kilometer lagi hingga terhubung ke kawasan Bukit Kaki Kaba.

“Jalan ini memiliki peran penting karena melintasi kawasan pertanian hortikultura dan perkebunan serta menghubungkan sejumlah desa. Dengan akses yang semakin baik, masyarakat akan lebih mudah melakukan mobilitas, petani dapat mengangkut hasil produksi dengan lebih lancar, dan distribusi komoditas diharapkan semakin efisien. Dampak akhirnya tentu kita harapkan dapat dirasakan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas Erna.

Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah usulan pembangunan infrastruktur lainnya di Rejang Lebong telah dibahas dan sebagian masuk dalam daftar prioritas untuk diperjuangkan pada tahun anggaran berikutnya.

Dengan dimulainya pembangunan jalan melalui Program IJD 2026, peningkatan konektivitas dan pemerataan infrastruktur di Kabupaten Rejang Lebong diharapkan terus berlanjut. Pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan juga menjadi perhatian agar pembangunan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.(Izk21)

Exit mobile version