Rejang Lebong – Usaha budidaya jamur tiram di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup saat ini terus berkembang seiring dengan meningkatnya produksi media tanam atau baglog.
Saat ini sendiri usaha budidaya jamur tiram juga ditularkan ke luar Lapas yakni ke masyarakat luas, hal itu sebagai bentuk komitmen Lapas Curup untuk berkontribusi dalam membantu perekonomian masyarakat khususnya mantan warga binaan yang telah bebas menjalani masa hukuman.
Kepala Lapas Kelas IIA Curup Bambang Wijanarko mengungkapkan, saat ini ribuan baglog telah dijual ke masyarakat luas, tak hanya menjual produk pihaknya juga memberikan pelatihan dan bimbingan kepada masyarakat agar budidaya jamur tiram yang diusahakan berhasil.
“Tetap kita pandu untuk proses budidayanya, kita pandu bagaiman penyiraman, berapa suhunya dan lainnya, sampai nanti panen,” ujarnya.
Tak sampai disitu, pihaknya juga membantu masyarakat dalam proses pemasaran produk, sehingga masyarakat tidak kebingungan saat menjual jamur tiram hasil panen.
“Mudah-mudahan ini jadi komunitas baru untuk di Curup, baik untuk pembudidaya maupun pemasaran, yang intinya bersama-sama membangun Negeri, dalam arti meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” tegasnya.(Izk21)
