Daerah  

Sejak April 2026, Kodim 0409 Rejang Lebong Bangun 12 Jembatan di Tiga Kabupaten

Rejang Lebong, Erasatu – Sejak April 2026 hingga Agustus 2026, Kodim 0409/Rejang Lebong telah membangun sebanyak 12 jembatan yang tersebar di tiga kabupaten dalam wilayah teritorialnya, yakni Rejang Lebong, Kepahiang dan Lebong.

Dari jumlah tersebut, delapan jembatan telah rampung dan mulai dapat dimanfaatkan masyarakat, sementara empat lainnya masih dalam proses pembangunan.

Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada mengatakan, jembatan yang dibangun memiliki jenis konstruksi berbeda, mulai dari jembatan perintis gantung, jembatan beton hingga jembatan Armco.

“Jenis jembatan yang dibangun ini bervariasi, ada jembatan perintis gantung, jembatan beton, dan jembatan Armco,” ujar Agung usai peresmian Jembatan Armco di Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis, (14/8/2026).

Menurut dia, pembangunan 12 jembatan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Sebelum pembangunan dimulai, lokasi terlebih dahulu didata dan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah di masing-masing wilayah.

Khusus di Kabupaten Rejang Lebong, sejumlah jembatan yang telah maupun sedang dibangun tersebar di beberapa wilayah.

Yakni, jembatan gantung di Kelurahan Dwi Tunggal Kecamatan Curup dan Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, telah rampung dikerjakan.

Sementara pembangunan jembatan beton masih berlangsung di kawasan Simpang Nangka Kecamatan Selupu Rejang, Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara dan Air Merah Kecamatan Curup Tengah.

Selain itu, Kodim juga telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Armco di Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara.

Jembatan Armco tersebut dibangun berdasarkan usulan masyarakat untuk membuka dan mempermudah akses menuju Desa Tasikmalaya.

Dengan panjang 14 meter dan lebar 5 meter, jembatan ini memberikan manfaat bagi sekitar 180 kepala keluarga atau 540 jiwa yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju kawasan pertanian dan perkebunan.

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga direncanakan melanjutkan pembangunan dengan melakukan pengerasan jalan menuju kawasan tersebut.

“Untuk Armco baru satu di Desa Pahlawan ini. Nanti satu atau dua bulan ke depan mungkin ada dua titik jembatan Armco lagi. Kami terus berkomunikasi dengan pemda untuk daerah mana yang benar-benar membutuhkan,” kata Agung.

Menurutnya, pembangunan jembatan tidak hanya ditujukan untuk memperpendek akses antarwilayah, tetapi juga membantu masyarakat yang selama ini menghadapi kendala infrastruktur dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain pembangunan jembatan, Kodim 0409/Rejang Lebong juga menjalankan sejumlah program infrastruktur lainnya, seperti pembangunan sumur bor serta rehabilitasi masjid dan tempat ibadah.

Salah satunya pembangunan sumur bor di SD 89 yang dijadwalkan segera dikerjakan. Penentuan lokasi program tersebut juga mempertimbangkan kebutuhan masyarakat.

“Bukan hanya fokus di jembatan saja, ada launching sumur bor, ada juga rehab masjid dan tempat ibadah. Contohnya sumur bor di SD 89 yang Insya Allah segera dikerjakan. Kami melihat daerah mana yang benar-benar membutuhkan,” jelas Agung.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong Iwan Sumantri menyampaikan apresiasi atas pembangunan infrastruktur yang dilakukan Kodim 0409/Rejang Lebong.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan ikut membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penyediaan infrastruktur dasar.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas pembangunan jembatan oleh pihak Kodim Rejang Lebong. Semoga jembatan dan jalan yang dikerjakan ini bermanfaat luas bagi masyarakat,” ujar Iwan.

Dengan delapan jembatan yang telah rampung dan empat lainnya masih dalam pengerjaan, program pembangunan Kodim 0409/Rejang Lebong tersebut diharapkan dapat semakin membuka akses masyarakat di tiga kabupaten, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga di wilayah yang selama ini membutuhkan konektivitas lebih baik.(Izk21)

Exit mobile version