Curup – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong melalui kegiatan pertanian. Hasilnya, Sabtu (6/9), Lapas berhasil melakukan panen perdana labu siam dengan total produksi mencapai 35 kilogram.
Panen ini berlangsung di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian narapidana. Selain menghasilkan bahan pangan, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dukungan Lapas terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kasi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Curup, Sumpeno, mengungkapkan rasa bangga atas capaian tersebut.
“Panen labu siam ini adalah bukti keseriusan dan kerja keras warga binaan dalam mengikuti pembinaan. Selain memberikan bekal keterampilan bercocok tanam, hasilnya juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi di dalam Lapas,” jelasnya.
Program pertanian yang dijalankan di Lapas Curup tidak hanya menjadi media pelatihan, tetapi juga sarana edukasi ketahanan pangan. Dengan memaksimalkan lahan yang ada, Lapas berupaya menciptakan kemandirian sekaligus memberikan bekal keterampilan praktis bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat.(rl)
