Rejang Lebong – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Bambang Wijanarko melalui Ketua Humas Lapas, Nizar menyatakan, berita terakit ratusan Narapidana Lapas Curup terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) tidaklah benar.
“Berita terkait ratusan Narapidana Lapas Curup terserang ISPA tidaklah benar, narasi berita yang disampaikan itu keliru,” tegas Nizar dalam keterangan pers. Sabtu (6/5/2023).
Dia mengungkapkan, dalam narasi berita di salah satu media yang terbit pada hari Kamis (4/5/2023) kemarin disebutkan jika selama April 2023 jumlah pasien yang berobat di Klinik Lapas sebanyak 423 orang, yang lebih dari 250 orang menderita ISPA.
Sedangkan dari pihak Klinik Lapas Curup pada saat sesi wawancara kepada wartawan hanya menyebutkan beberapa warga binaan terserang penyakit batuk pilek dan tidak menyebutkan jumlah nya.
“Dari Klinik Lapas sebelumnya menyebutkan jika beberapa warga binaan yang berobat ke Klinik Lapas Curup mengalami batuk pilek setelah lebaran akibat perubahan cuaca,” tegasnya.
Dia menambahkan, berita berjudul Ratusan Narapidana Lapas Curup Terserang ISPA menimbulkan citra yang buruk di Lapas Curup, hal itu berbanding terbalik dengan kondisi kesehatan dan lingkungan di dalam Lapas yang selalu mengutamakan kesehatan dan kebersihan.
Dia menambahkan, Petugas kesehatan Klinik Lapas Curup sendiri selalu mengutamakan pelayanan kesehatan seluruh warga binaan dengan memberikan pelayanan bagi warga binaan yang berobat serta selalu rutin menyambangi warga binaan di kamar hunian untuk mengecek dan melihat langsung kondisi warga binaan.(rls)
