Bupati Sambut Kepulangan Jemaah Haji Rejang Lebong

Rejang Lebong – Moment haru dan rasa syukur menyambut kepulangan 227 jemaah haji asal Kabupaten Rejang Lebong yang tiba di Kota Curup, Rabu (18/6/2025) dini hari,.Mereka kembali usai menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, turun langsung menyambut kedatangan para jemaah. Penyambutan juga dihadiri jajaran Forkopimda, menandai selesainya rangkaian ibadah haji para tamu Allah yang kembali dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah, semua jemaah kita tiba dengan lengkap dan sehat. Ini tentu menjadi kebahagiaan bagi keluarga dan kita semua,” ujar Bupati Fikri di sela penyambutan.

Perjalanan panjang jemaah dimulai dari Jeddah, Arab Saudi, menuju Embarkasi Padang, Sumatera Barat, lalu dilanjutkan dengan perjalanan darat menggunakan bus hingga tiba di Rejang Lebong.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan harapan agar para jemaah yang telah menyandang gelar Haji dan Hajjah dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Semoga menjadi haji yang mabrur, menjadi teladan, dan membawa berkah bagi masyarakat,” ucapnya.

Namun di balik kebahagiaan tersebut, satu orang jemaah bernama Hj. Suyati Karto, warga Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, tidak dapat langsung pulang ke kampung halaman. Ia terpaksa menjalani perawatan di RS M. Yunus Bengkulu karena mengalami sesak napas saat perjalanan dari Padang.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Rejang Lebong, M. Aditiawarman Budi, memastikan kondisi Hj. Suyati stabil dan tidak mengkhawatirkan.

“Hanya perlu istirahat dan observasi. Kalau sudah membaik, beliau bisa langsung pulang,” ujar Adit.

Ia juga mengingatkan seluruh jemaah yang telah tiba di rumah masing-masing agar tetap memperhatikan kesehatan dan tidak memaksakan diri untuk beraktivitas.

Sementara itu, Bupati Fikri mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat untuk berangkat haji masih sangat tinggi. Hingga Mei 2025, tercatat 4.903 orang warga Rejang Lebong masuk dalam daftar tunggu. Dengan kuota saat ini, masa tunggu keberangkatan bisa mencapai 23 tahun.

“Kami akan terus berupaya bersama Kementerian Agama agar pelayanan dan kuota haji bisa terus ditingkatkan,” tegasnya.

Penyambutan jemaah haji tahun ini berlangsung penuh kehangatan. Pelukan, tangis bahagia, dan doa-doa mengiringi pertemuan kembali keluarga yang telah lama menanti kedatangan orang-orang tercinta dari Tanah Suci.(Izk21)

 

Exit mobile version