Bunga Kibut Tumbuh Mekar di Desa Kampung Melayu Rejang Lebong

Rejang Lebong – Sebuah bunga kibut (Amorphophallus titanum) ditemukan tumbuh dan mekar di areal perkebunan warga di Desa Kampung Melayu, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Bunga langka ini tumbuh di kebun kopi milik Muharyandi dan telah mekar sempurna sejak Senin (10/2/2025).

Menurut keterangan Pokdarwis Bermani Ulu, Rahmat Hendar, bunga kibut dengan tinggi 2,5 meter dan lebar sekitar 1,5 meter. Ini merupakan kali kedua tumbuh di lokasi yang sama.

“Bunga kibut ini sudah mekar sempurna, karena umumnya hanya bertahan sekitar empat hari. Saat ini mulai layu, dan ini merupakan mekarnya yang kedua di areal tersebut,” ujar Rahmat, Selasa (11/2/2025).

Untuk mencapai lokasi bunga kibut, pengunjung dapat menggunakan sepeda motor dengan waktu tempuh sekitar 10 menit dari desa, lalu berjalan kaki selama tiga menit.

Saikul Latif, salah satu warga setempat, berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pelestarian puspa langka di wilayah mereka. Pasalnya, selain bunga kibut, kawasan Bermani Ulu, khususnya Desa Kampung Melayu, juga kerap menjadi tempat tumbuhnya bunga langka lainnya seperti Rafflesia.

“Tentunya kami berharap ada perhatian dari pemerintah, terutama dalam hal pelestarian dan pengembangan ekowisata. Akses jalan serta fasilitas pendukung lainnya sangat dibutuhkan untuk mendukung wisata alam berbasis konservasi,” ungkap Saikul.

Ketua Kelompok Peduli Puspa Langka (KPPL) Rejang Lebong, Tedi Riski, turut mengapresiasi upaya Muharyandi dalam menjaga dan merawat bunga langka tersebut hingga mekar sempurna.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Pak Muharyandi yang telah menjaga bunga kibut ini. Ini merupakan contoh nyata bahwa masyarakat dapat berperan aktif dalam pelestarian puspa langka,” kata Tedi.

Menurutnya, wilayah Bermani Ulu memang menjadi habitat alami bagi bunga kibut dan Rafflesia. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga dan melindungi tanaman langka yang tumbuh di sekitar mereka.

Dengan mekarnya bunga kibut ini, diharapkan semakin banyak pihak yang peduli terhadap konservasi flora langka di Bengkulu, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.(Izk21)

Exit mobile version