Rejang Lebong – Assosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Rejang Lebong menggelar kongres tahunan untuk pertama kalinya pasca pelantikan pengurus baru pada akhir 2022 lalu.
Kongres tahunan sendiri digelar di Ballroom Hotel Golden Rich 88 dengan diikuti oleh pengurus dan anggota Askab PSSI, serta dihadiri oleh tamu undangan mulai dari Perwakilan Asprov PSSI Bengkulu, Perwakilan KONI Rejang Lebong, kegiatan itu sendiri dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
Ketua Askab PSSI Rejang Lebong, Putra Mas Wigoro mengungkapkan, kongres biasa yang digelar tersebut digelar dialam rangka membahas program kerja selama tahun 2023.
“Ini pertama kalinya Askab PSSI Rejang Lebong menggelar kongres tahunan, kongres ini dalam rangka membahas program kerja tahun 2023,” kata Putra Mas kepada wartawan.
Dalam kongres tersebut, pihaknya juga mengundang seluruh klub sepakbola yang belum menjadi anggota PSSI untuk mengirimkan berkas kelengkapan klub, untuk kemudian ditindaklanjuti dalam kongres.
“Dari hasil pengecekan semua berkas administrasi lengkap, kemudian kita sahkan keanggotannya di Askab PSSI Rejang Lebong hari ini melalui kongres. Maka kedepan klub-klub tersebut bisa mendapatkan haknya dari pemerintah,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu pihaknya juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah setempat khususnya dari segi anggaran untuk perkembangans epakbipa kedepan, karena menurutnya jika hanya mengandalkan sponsor atau swasta, maka perkembangan sepakbola di Rejang Lebong akan berjalan lambat.
“Mudah-mudahan dengan support dari semua pihak kedepan sepakbola kita bisa bangkit dan maju. Sehingga banyak atlet berprestasi yang bisa sampai ke puncak karirnya di Timnas Indonesia,” harapnya.
Disisi lain, Kepala Dispora Rejang Lebong, Noprianto mengapresiasi pelaksanaan kongres tersebut sehingga Askab PSSI Rejang Lebong menjalankan program kerja secara terarah.
“Kita juga berharap, Askab PSSI Rejang Lebong melakukan pendataan secara valid terhadap klub sepakbola mulai dari usia dini hingga sekolah-sekolah, sehingga saat membutuhkan data bisa kita memilikinya,” harapnya. (Izk21)
