Rejang Lebong – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong dalam mengembangkan potensi pariwisata daerah tampaknya semakin nyata. Hanya berselang sepekan setelah pemaparan potensi wisata paralayang oleh Asosiasi Paralayang Provinsi Bengkulu, Pemkab langsung mengambil langkah konkret dengan merencanakan kegiatan uji terbang.
Dari hasil rapat koordinasi Tim Teknis Paralayang bersama Dinas Pariwisata serta Dinas Pemuda dan Olahraga Rejang Lebong menyepakati pelaksanaan uji terbang paralayang pada Selasa (22/7/2025). Lokasi uji coba dipusatkan di kawasan Danau Mas Harun Bastari (DMHB), Kecamatan Selupu Rejang, yang dinilai memiliki potensi besar sebagai arena wisata dan olahraga petualangan.
Menurut Juru Bicara Tim Teknis Paralayang, Arie Saputra Wijaya, dalam kegiatan ini Pemkab akan mendatangkan empat orang pilot paralayang bersertifikat nasional. Mereka akan menguji lintasan dan kondisi angin serta memberikan rekomendasi pengembangan lebih lanjut.
“Melalui uji terbang ini, kita ingin mendapat masukan teknis dari para pilot profesional terkait kelayakan lokasi dan pengembangan wisata paralayang di Rejang Lebong,” jelas Arie.
Ia juga mengungkapkan bahwa Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong dijadwalkan hadir dalam uji terbang tersebut. Bahkan, menurutnya, ada kemungkinan keduanya turut menjajal terbang tandem bersama para pilot sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan wisata ini.
Kegiatan uji terbang ini bukan hanya bersifat teknis, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan menjelang peluncuran resmi spot paralayang dan pelaksanaan parade paralayang yang direncanakan pada bulan Agustus 2025.
“Jika semuanya berjalan lancar, kita akan gelar launching spot dan parade paralayang bulan depan. Rencananya akan diikuti oleh puluhan pilot dari berbagai daerah di Sumatera,” tambah Arie.
Dengan langkah progresif ini, Rejang Lebong diharapkan mampu menambah daya tarik wisata yang tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman wisata adrenalin yang potensial menggerakkan ekonomi lokal.(Izk21)
