Rejang Lebong, Erasatu – Sebanyak 134 mahasiswa Politeknik Raflesia Curup resmi menyandang gelar Ahli Madya setelah mengikuti prosesi Wisuda Angkatan XXI Diploma III Tahun Akademik 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Lapangan Setia Negara Curup, Rabu (7/10/2026) pagi.
Ratusan wisudawan tersebut berasal dari empat program studi, yakni Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin dan Akuntansi. Prosesi wisuda dilaksanakan langsung oleh Senat Politeknik Raflesia Curup.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri Praja, Direktur Politeknik Raflesia Curup Paddery, M.Ak, Ketua Yayasan Pertiwi Hj. Fitri Hertika Sari Hijazi, anggota DPRD Rejang Lebong J.E. Ahmad Rafif Ghali, perwakilan Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Polres Rejang Lebong, Dinas Pendidikan, Pengadilan Negeri, Kodim 0409 Rejang Lebong, serta orang tua dan keluarga wisudawan.
Direktur Politeknik Raflesia Curup, Paddery, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan vokasi di Politeknik Raflesia.
Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan tidak berhenti setelah prosesi wisuda, tetapi dapat diterapkan di tengah masyarakat dan menjadi bekal untuk menciptakan peluang baru.
“Selamat saya ucapkan kepada 134 mahasiswa yang saat ini telah menyandang predikat Ahli Madya. Ke depan, kita berharap kepada para wisudawan agar ikut serta berperan aktif dalam membangun Kabupaten Rejang Lebong dengan menciptakan berbagai terobosan baru dan membuka peluang usaha bagi masyarakat kita,” ujar Paddery.
Dari 134 wisudawan tersebut, sebanyak 26 orang berasal dari Program Studi Teknik Sipil, 29 orang dari Teknik Elektro, 22 orang dari Teknik Mesin dan 57 orang dari Program Studi Akuntansi.
Paddery mengatakan, Politeknik Raflesia Curup juga terus mendorong peningkatan kualitas kelembagaan dan akademik. Salah satu target ke depan adalah menjadikan Politeknik Raflesia sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi terbaik di Provinsi Bengkulu.
“Kedepan kita akan terus bersaing, baik itu dari sisi sumber daya manusia maupun bidang akademik. Kemudian, kami juga mengucapkan terima kasih kepada H. Dwi Coryati yang telah ikut membantu meningkatkan pendidikan di Poltek Raflesia Curup dan pada umumnya di Kabupaten Rejang Lebong ini,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri Praja dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di Politeknik Raflesia Curup.
Menurutnya, momentum wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari fase kehidupan yang lebih besar, sekaligus pintu masuk menuju dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.
“Ketahuilah bahwa hari ini bukan merupakan akhir, tapi ini adalah awal dari pendewasaan dan perjuangan yang sesungguhnya. Setelah hari ini, kalian memiliki tanggung jawab tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi dituntut untuk berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitar dan untuk kemajuan khususnya Kabupaten Rejang Lebong dan umumnya Provinsi Bengkulu,” ujar Hendri.
Ia meyakini para alumni Politeknik Raflesia memiliki karakter juang dan daya saing yang mampu melahirkan berbagai inovasi untuk mendukung pembangunan daerah.
Hendri juga berpesan agar para wisudawan memiliki kemauan keras, bekerja cerdas dan tetap menjaga keyakinan positif dalam mengejar cita-cita, dengan tidak melupakan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Teruslah berusaha, jadilah manusia yang kuat, unggul, dan bermanfaat bagi orang lain,” pesannya.
Menurutnya, pembangunan Rejang Lebong tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada Politeknik Raflesia dan kami juga mengajak Politeknik Raflesia untuk bersama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melahirkan program dan inovasi berbasis teknologi,” tutupnya.
Dalam Wisuda Angkatan XXI Tahun Akademik 2026 tersebut, Politeknik Raflesia Curup juga menetapkan empat wisudawan terbaik dari masing-masing program studi.
Wisudawan terbaik Program Studi Teknik Sipil diraih Redo Apriansyah dengan IPK 3,80 dan predikat dengan pujian. Dari Program Studi Teknik Elektro, predikat terbaik diraih Erwin Bulhaj dengan IPK 3,63 dan predikat dengan pujian.
Sementara itu, Verdo Julian menjadi wisudawan terbaik Program Studi Teknik Mesin dengan IPK 3,51 dan predikat dengan pujian. Sedangkan dari Program Studi Akuntansi, Aisyah Wulan Noprianan menjadi lulusan terbaik dengan capaian IPK 3,96 dan predikat dengan pujian.
Keempat lulusan terbaik tersebut menjadi bagian dari 134 Ahli Madya yang diharapkan tidak hanya mampu memasuki dunia kerja, tetapi juga menciptakan inovasi, membuka peluang usaha dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Rejang Lebong.(Izk21)
